STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep

STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep
Inovasi Menembus Batas Dunia - Menuju Institut Terkemuka di Madura

Artikel Terkini 28 Apr 2020
By MEDIA CENTER STAIM TARATE

Adab dan Faidah Puasa

Adab dan Faidah Puasa

Oleh : Haris Suaidy, M.Pd

(Dosen Prodi PGMI STAIM Tarate Sumenep)

 

Tema kali ini mengenai kegiatan di bulan ramadhan yaitu menjalanjkan ibadah puasa puasa yang tak hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus saja. Ada adab dan faidah juga yang mnyertainya. Adab merupakan suatu perilaku saat melaksanakan urusan – urusan. Bagi orang yang berpuasa terdapat beberapa adab yang semestinya dijalankan sedangkan faidah merupakan sesuatu yang bermanfaat atau mengntungkan bagi hidupnya

 

ADAB PUASA

  1. Menahan pandangan

Yaitu menahan mata dari melihat sesuatu yang diharamkan seperti melihat aurat dan melihat wanita yang bukan mahramnya karena wanita itu bisa mendatangkan fitnah. Allah SWT berfirman sebagaimana berikut:

 

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

 

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat" (Surat An Nur Ayat 30)

 

Dalam ayat lainnya Allah SWT juga berfirman:

 

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

 

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya (Surat Al-Isra' Ayat 36)

 

  1. Menjaga lisan

Yaitu memelihara dari segala ucapan buruk, dari mencela dan sebagainya. Maka wajib bagi seorang yang sedang berpuasa untukmeinggalkan ucapan dusta, menggunjing, mengadu domba, bertengkar dan mencela orang lain. Lebih baik diam atau menyibukkan diri dengan sesuatu yang akan mendekatkan dirinya dengan Allah SWT yaitu berdzikir kepada Allah SWT, berdoa, beristigfar dan membaca al-qur’an. Karena apa yang diucapkan manusia bisa enjadi senjata baginya kecuali berdzikir.

  1. Menjaga pendengaran

Yaitu menjaganya dari segala hal yang dibenci karena manusia akan ditanya mengenai pendengarannya seperti yang telah disebutkan di dalam ayat diatas. Orang yang mengucapkan ucpan buruk dan orang yang mendengarkannya maka keduanya berada di dalam perbuatan dosa.

  1. Menjaga perut

Yaitu menjauhkan dari segala sesuatu yang haram ke dalam perut kita, baik itu makanan ataupun minuman. Dalam hadist disebutkan “Tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari penghasilan haram.” (HR. Ibnu Hibban). Seorang muslim berpuasa menahan diri dari yang halal, maka hendaknya kita menahan diri dari yang haram yang dapat mencelakakan dirinya.

  1. Menjaga tangan dan kaki

Yaitu tidak boleh sampai tangan melakukan sesuatu yang haram dan kaki jangan sampai melangkah menuju yang haram.

Seluruh adab – adab  diatas yang telah tersebut hendaknya selalu dijaga oleh setiap muslim kapan saja, jadi bukan hanya ketika berpuasa saja. Adapan ketika kita berpuasa maka hal itu sangat ditekankan karena dapat melenyapkan atau mengurangi pahala orang yang berpuasa. Kalau seseorang bisa menjaga diri dari segala yang diharamkan, baik penglihatan, pendengaran, makanan, minuman, gerakan tangan dan langkah kaki maka tentunya kita akan mampu meninggalkan itu semua di luar bulan puasa.

 

FAIDAH PUASA

  1. Jalan menuju takwa

Allah SWT sebagaimana firmannya:

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqkwa. (QS. Al Baqarah: 183).

 

Bahwa puasa memberikan faidah yang sanagt banyak yang terkandung di dalamnya yaitu agar bertaqwa maksudnya agar puasa tersebut menjadi jalan bagi kita untuk mencapai ketakwaan dan agar kita menjadi orang yang bertaqwa dengan melaksanakan puasa tersebut. Karena taqwa merupakan segala bentuk perbuatan yang disenangi Allah SWT dan Rasulullah SAW. Maka puasa merupakan jalan terbesar untuk mencapai tujuan yang dapat mengantarkan seseorang kepada kebahagiaan.

  1. Menambah keimanan

Dengan kita berpuasa maka iman kita akan brtambah dan seseorang akan melatih dirinya untuk menahan diri dari segala yang mendorong kepada keburukan yang merugikan. Puasa akan membantu kita untuk memperbanyak ibadah seperti shalat, membaca al-quran, shadaqah dan lain sebagainya dan ini semua merupakan pondasi utama ketakwaan manusia.

  1. Mengenal nikmat Allah

Dengan berpuasa seseorang akan lebih mengenal namanya nikmat Allah SWT yang telah diberikannya kepada kita berupa makanan, minuman dan lai sebagainya. Dengan menahan rasa lapar dan haus di waktu siang dan lalu kita mendapatkan obatnya di waktu malam, maka akan terasa betapa besar nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kita. Bagaiana penderitaan saudara - saudara kita yang hampir tidak mendapatkan makanan dan minuman untuk mengisi perutnya.

  1. Melatih kesabaran

Dengan berpuasa seseorang akan menhjadi lebih sabar dalam menjalankan ketaaan, dan menjauhi kemaksiatan dan menghadapi ketentuan dari Allah SWT. Dengan berpuasa akan lahir rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan kecukupan apalagi untuk dapat menjalankan ibadah puasa karena nikmat religi lebih utama daripada nikmat dunia. Rasulullah SAW telah memberitahu kita bahwa puasa termasuk rukun Islam yang ke lim. Allah SWT meridhai orang yang melaksanakan puasa dan memberikan pahala yang besar. Bahwa orang yang berpuasa dalam bulan Ramadhan lalu mengikutinya dengan puasa enam hari pada bulan Syawal maka seakan – akan kita berpuasa selama satu tahun. Itu semua merupakan keutamaan dan kenikmatan dari Allah SWT

Maka ikut serta dalam menjalankan ibadah puasa akan memberikan manfaat yang sangat besar dan faidah yang sangat banyak. Sesungguhnnya di balik adanya puasa ini terdapat hikmah dan rahasia yang tak terhingga, termasuk dalam bidang kesehatan dokter menyatakan bahwa puasa itu dapat menjaha kesehatan, menghilangkan sisa – sisa zat tubuh yang berbahaya, menguatkan dan memperbaiki metabolisme dalam tubuh. Maka bisa kita katakan bahwa puasa itu termasuk segala kebaikan dunia dan akhirat. Wallahu a’lam. Selamat menunaikan ibadah puasa 1441 H.

 

INFORMASI KAMPUS :

STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep
Menuju Institut Terkemuka di Madura

Jalan Pesantren No 11
Tarate Pandian Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur - Indonesia
Telp : +62 878 - 7030 - 0328 / WA : +62 81 776 - 883 -730 / +62 823 - 3483 - 4806

Website : http://www.staimtarate.ac.id

E-mail 1 : official@staimtarate.ac.id 

E-mail 2 :  staimtarate.official@gmail.com

 

SOSIAL MEDIA

 

 

 

 

 

 

 

 

AGENDA KEGIATAN

AGENDA

LAUNCHING RUMAH JURNAL DAN WORKSH